Minggu, 20 November 2011

Art Work - Mie Rebus

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Mie Rebus A La Richo!!


Hm..
Kelaperan dari pagi belum keluar kost, dan belum makan!!
Pasnya pengen keluar, ternyata gerbang dikunci dan aku gapunya kuncinya!! T,T

Sampe akhirnya ada yang pulang dan buka gerbang. Dari pagi sampe jam 4 sore total aku ga keluar kost..

Niatnya pengen ke Burjo, beli mie rebus.. Tapi..
Irit.. Irit..
Kalo bikin sendiri kan lebih Irit..
Beli deh Mie Instan.. Plus Telor..

Dan untungnya di dapur masih ada sayur, cabe, bawang merah, bawang putih dan separo tomat..

Ini gambar bahan-bahan yang kupake..

Gaga Mie Cepek

Tomat

Cabe

Bawang Putih dan Bawang Merah

Saus Cabe Rawit

Telor Ayam

Sawi Putih


Dan.. Ayo bereksperimen!!!

Tomat, Bawang Merah, Bawang Putih dan Cabe dicindang halus.. *Banyaknya cabe dan bawang sesuai selera
Sawi Putih dipotong-potong sesuai selera, banyak dan bentuknya.. *Kalo aku sih lebih suka dipotong memanjang ngikutin guratannya. jadi bakalan mirip mie-nya panjang-panjang.. Hehe..

Masukin ke air yang udah mulai mendidih..

Tunggu sampe sekitar 15-30 detik..

Masukkan Mie-nya..

Aduk-aduk biar matangnya merata..

Setelah agak matang, masukkan telornya.. *Aku lebih suka mengaduk telornya biar kuahnya agak mengental karena telor bercampur dengan kuah..
Jangan lupa juga masukkan bumbunya dan aduk..

*Selama Proses Eksperimen aku ditemenin ma:
- Awas Ada Anjing Galak - Project-Pop
- I'll Be - Avril Lavigne ft. Leona Lewis
- Salah - Project-Pop
- Rapuh - Agnes Monica

Aku menambahkan saus cabe rawit hijau agar rasanya lebih mantap!!

Aduk.. Aduk.. dan...

Selesai!!!

Mie Rebus A La Richo!!

Tambah Gorengan biar nambah nyus-nya.. :)



Sabtu, 19 November 2011

Tutorial - Membuat Kriya Keramik dengan Tehnik Lempeng atau Slab


Tehnik Lempeng atau Slab
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Tehnik Slab


Membuat Karya dengan tehnik ini lumayan susah karena harus menggunakan alat penggiling adonan/roll untuk membuat lempengan-lempengannya. Susah kalau tidak ada rol-nya itu. Karena kita harus berinisiatif membuat lempengan dengan cara manual. Dan tantangannya membuat agar ketebalannya sama.


Penggiling Adonan/Roll


Tanah yang siap pakai kita ambil secukupnya kemudian tanah tersebut kita giling dengan penggiling adonan/roll hingga membentuk lempengan yang tipis. Kemudian kita buat beberapa sesuai dengan yang kita butuhkan.

Setelah bentuk telah kita tentukan, kita tinggal tempel lempengan tanah liat dengan menggunakan bubur tanah liat. Namun berbeda dengan tehnik pilin, untuk menempel dengan tehnik slab kita harus menggurat atau menorah-noreh bagian yang ingin kita tempel agar apabila kering, bagian yang tempelan tersebut tidak lepas atau tetap terekat kuat.

Memberikan Guratan


Dan hal sederhana yang harus kita perhatikan adalah ketebalan tanah harus sama agar karya menjadi indah, rapih dan memiliki nilai yang lebih.

Tehnik Slab


Setelah karya slab telah terbentuk, kita bisa menambahkan hiasan (dekorasi) agar karya lebih indah dan menarik. Karena dalam karya inipun kita masih berpatok pada karya harus bisa dipakai atau fungsional.

Tehnik Slab

Tehnik Slab



Beberapa Contoh Karya Slab..

Karya Slab

Karya Slab

Karya Slab

Karya Slab

Karya Slab

Karya Slab


Sekian dulu post kali ini. Semoga bermanfaat..
Kalo ada salah atau kurang, mohon pembenaran atau tambahannya.. Makasih.. :)





Senin, 14 November 2011

Tutorial - Membuat Kriya Keramik dengan Tehnik Putar


(Klik gambar untuk memperbesar)

Tehnik Putar


Membuat karya dengan tehnik putar adalah pembuatan karya yang sangat sulit dan sangat menguras tenaga, pikiran, ketekunan dan kesabaran.

Karena membuat karya dengan tehnik ini memang sepertinya mudah tapi aslinya sangat susah.

Tanah yang sudah siap pakai kita taruh di meja putar. Kita buat bola tanah kemudian letakkan dibagian tengah meja dan agak tekan bagian tengahnya.

Kemudian dengan tangan yang sudah dibasahi, kita mulai membentuk dengan memutar meja perlahan. Siku kita tumpukan pada lutut agar menjadi penahan agar tangan tidak bergoyang.

Dalam keadaan meja berputar (pelarik) kita bentuk tanah liat naik keatas kemudian turunkan kembali. Ini dimaksudkan agar tanah menjadi benar-benar bersatu dan agar tanah bisa menjadi lebih plastis.

Kemudian tanah tengahnya dibentuk lubang dengan menggunakan ibu jari kita. Perlahan sambil posisi tanah dinaikkan keatas jika kita ingin membentuk karya yang tinggi dan kita tekan tanah kebawah jika kita ingin membuat karya yang rendah. Selama pembentukan itu, kita menggunakan ibu jari dengan posisi di dalam dan untuk penahannya kita gunakan empat jari yang berada diluar. Kita mulai bentuk tanah tersebut menjadi karya yang kita inginkan.

Kita juga bisa memotong bagian atas karya apabila tidak diinginkan karena tidak rapih atau karena alas dan apapun dengan menggunakan senar/kawat/benang.

Untuk pembuatan karya dengan tehnik putar, kita harus benar-benar hati-hati dan sabar. Kunci utama pembuatan karya dengan tehnik ini adalah sabar dan tidak tergesa-gesa agar karya bisa menjadi karya yang baik.

Untuk karya dengan tehnik putarpun semakin tipis karya maka karya itu menjadi semakin baik.

Setelah selesai, karya kita pindah dari meja pelarik dengan menggunakan kawat untuk diangin-anginkan selama satu malam. Setelah tanah agak kering dan agak kuat, bagian bawah karya yang tadinya rata, kita bentuk menjadi seperti tumpuan agar apabila dibakar karya tidak lengket atau menempel.















Sekian dulu post kali ini, Semoga bermanfaat..
Kalo ada salah atau kurang mohon pembenaran dan tambahannya.. Makasih.. :)



Tutorial - Membuat Kriya Keramik dengan Tehnik Pilin


(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Karya Tehnik Pilin


Membuat karya dengan teknik pilin memang membutuhkan ketekunan dan kesabaran lebih dari tehnik pijat.

Tanah siap pakai kita ambil sedikit, kemudian kita buat pilinan hingga membentuk pilinan tanah liat yang panjang dan untuk menempelkan pilinan tersebut, kita harus mengguankan bubur tanah liat yang bias kita buat sendiri.

*Cara membuat bubur tanah liat.
Kita campur tanah liat dengan air yang lumayan banyak tetapi jangan terlalu banyak agar tanah tidak terlalu encer seperti air namun menjadi bubur yang bisa merekatkan tanah liat pilinan yang ingin kita rekatkan dengan bubur tanah liat ini.

Kita bentuk pilinan tersebut menjadi sebuah karya yang sekali lagi dengan patokan karya harus bisa digunakan atau karya fungsional.

Untuk menempel sisi dan untuk menyambung pilinan, kita harus menggunakan bubur tanah liat agar apabila karya sudah kering, karya tidak akan lepas atau hancur, atau copot atau lain sebagainya yang tidak kita inginkan.

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Tehnik Pilin

Beberapa karya tehnik pilin lainnya..

Karya Tehnik Pilin

Karya Tehnik Pilin

Karya Tehnik Pilin


Karya dengan tehnik pilin harus diperhatikan cara penempelan dan penyambungannya, dan usahakan karya tersebut apabila kering nanti tidak akan lepas dan dengan kata lain, karya itu tetap menempel kuat walaupun sudah kering nanti. Ataupun ketika dibakar nanti.

Sekian dulu post kali ini, semoga bermanfaat..
Kalo ada kurang atau salah tolong tambahan dan pembenarannya. Makasih :)



Minggu, 13 November 2011

Ulang Tahun!!

Hehe..
Ga kerasa udah nampah satu lagi angka di umurku.. Hm.. Dengan kata lain.. Tambah Dewasa.. *Ga mau bilang kalo tambah tua!! :P
Ya.. Semoga menjadi Individu yang lebih baik lagi.. Amien..
Dan Apa yang di cita-citain dan di pengenin bisa tercapai.. Amien..
Dan semoga aku selalu dikelilingi orang-orang yang sayang ma aku.. Amien lagi.. :)


Tahun ke 22 hidupku..
Shol2 yang ngucapin pertama kali.. 00.02.. Secara aku lagi nginep tempat dia. Hehe
Bebek SMS kemudian, 00.07..
Tante Nelpon di 00.30..

Paginya ternyata Mamah Telpon jam 05.54. Tapi berhubung aku belon bangun.. Jadi ku SMS saja jam 06.30.. *SMS Bo-Nyok minta di telpon adalah salah satu metode pengiritan pulsa. Hehe
Dan Selanjutnya Mamah, Tecot (Adek semata wayangku *Rina Dwi Rahmawati) trus Bokap Ngucapin bergantian.. :)



(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Bebek, Aku, Tante

Bebek, Aku, Sholpung

Bekpung, Aku, Tanpung

Sisa-sisa peradaban

Kado Dari Bebek, Sholpung, Tante!! :)


Makasih buat Bebek Shely Rosita, Tante Amanda Widodo, Sholpung Sholih Rahmadi Buat kadonya!! Dan buat acara yang sampe 2 kloternya.. :)

Narsis!! :)


Haha.. awalnya dibikin BeTe sama 2 mahluk (Bebek, Tante) yang kaga dateng2 di tempat yang dijanjiin. Udah gitu si Shol2 ngambek2 nggak jelas bikin BeTe..
Mana di tempat situ kita kayak orang ilang. Kaga ngerti apa-apa?? Maklum, baru pertama ke sana..

Eehh.. Ternyata setelah aku kena dampak BeTe.. Mereka ternyata skongkol ngerjain!!
Aarrgghh!!!
Aku kena!!!!

Dan.. Dinyanyiin Lagu "Selamat Ulang Taun" di depan umum bikin malu juga.. :P
Tapi.. Emang sih, kapan lagi ada orang bawain lagu yang khusus buat kamu seorang di hari spesial..
Makasih Tante!!
Suaramu bagus!! *Terharu dampur Malu.. :P

Haha.. Abis makan.. Beli Kartu Remi.. Trus kita Pokeran sambil Nyusu (Minum Susu maksudnya :P)..
Kloter kedua diakhiri soalnya ngeliat Bebek dengan muka yang kusut bak keset depan kamer kost.. *Dia kecapean plus ngantuk kayaknya..

Dan..
Akhirnya.. Makasih ya Temen2.. :)

Profil FB


Makasih juga buat temen-temen di Facebook. YAng mau ngeluangin waktunya buat ngetikin kalimat ucapan di Wallku.. Makasih, makasih.. :')