Sabtu, 03 September 2011

Media Gambar #3 Kertas, Kanvas, Kayu, Tembok


Materi media Gambar sekarang.. Yang mau kubahas adalah “Pada apa saja kita bisa menggambar...??
Yup.. Sering kita ngeliat gambar ada di mana-mana di sekeliling kita. Entah itu di media yang masih wajar seperti, kertas, kanvas, tembok atau kayu. Kadang juga kita nemuin gambar-gambar di tempat yang kadang kita ngga berpikir untuk mengapresiasi benda tersebut..
Untuk awalan, mari kita bahas media yang wajar terlebih dahulu..

Pertama adalah Kertas..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Kertas

Kita sudah sangat tidak asing dengan benda ini. Karena dari kecil kita sudah berkenalan dengan kertas. Entah itu buku tulis ataupun buku teks, lembarannya adalah berupa kertas..
Kertas sangat mudah didapatkan dan juga dalam berkarya pada kertas tergolong mudah.
Bahkan sebagian besar seniman ketika membuat sketsa ataupun ketika belajar menggambar biasanya media yang digunakan adalah kertas..

Kertas banyak jenisnya. Tergantung warna, ketebalan, permukaan..
Ada kertas yang mudah menyerap air ada juga yang sulit menyerap air (biasanya kertas glossy)..
Sampai saat ini yang kutahu semua media bisa digunakan pada kertas. Seperti pensil, pulpen, spidol, cat air, akrilik, cat minyak dan sebagainya, dan sebagainya..
Ini ada beberapa contoh karya pada kertas..

Karya pada kertas

Karya pada kertas

Karya pada kertas



Kemudian Kanvas..

Kanvas

Bagi sebagian besar orang kanvas sudah menjadi sesuatu yang tidak asing lagi di dengar atau ditemukan. Karena umumnya lukisan medianya adalah kanvas.
Kanvas adalah sejenis kain yang tebal dan kuat. Dan biasanya digunakan untuk layar atau sebuah karya lukisan..

Jenis kanvas ada bermacam-macam. Ada yang permukaannya halus, atau kasar. Yang tebal atau tipis. Bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan..
Umumnya ketika kita melukis pada kanvas, media yang digunakan adalah cat minyak, cat akrilik, cat tembok dan kadang juga cat air, pastel, pensil warna, pensil, pulpen digunakan dalam berkarya pada kanvas.
Untuk kain, karena sifat dan bentuknya yang hampir sama dengan kanvas (karena kanvas juga bagian dari kain) jadi kurang lebih keterangannya sama dengan kanvas..
Ini adalah beberapa contoh karya pada kanvas..

Karya pada kanvas

Karya pada kanvas



Kayu..


Mungkin bagi sebagian orang ketika melihat ada lukisan pada kayu masih terasa aneh atau janggal. Namun saat ini pelukis yang lebih memilih kayu untuk media dalam apresiasinya telah banyak. Karena permukaan kayu memang lumayan mudah untuk diapresiasi..
Media yang bisa digunakan pada kayu biasanya yang memiliki sifat plakat atau blok. Namun pensil, tinta dan pulpen juga kadang digunakan dalam membuat karya pada kayu. Masalah tahan lama atau tidaknya, aku belum tau jelas..

Papan tripleks juga masih sejenis dengan kayu, jadi ketika membuat karya pada tripleks, hampir sama dengan membuat karya pada kayu.
Beberapa contoh karya pada kayu..

Karya pada kayu

Karya pada kayu



Tembok..

Tembok

Di kota besar, tembok-tembok bangunan atau pinggir jalan biasanya terdapat gambaran atau tulisan yang lebih populer dengan sebutan grafity dan mural..
Yup! Mengapresiasi tembok biasanya menggunakan cat tembok atau pilox..

Namun ketika mengapresiasi tembok, cuaca sangat berpengaruh terhadap cepat kering-atau tidaknya cat yang kita gunakan. Apabila cuaca panas, tembok menjadi panas, maka cat apapun yang kita gunakan pasti akan cepat kering. Namun apabila cuaca dingin/hujan hal sebaliknya akan terjadi..
Beberapa karya pada tembok..

Karya pada tembok

Karya pada tembok



Kaca..

Kaca

Istilah Lukisan kaca juga sudah tidak asing lagi kita dengar karena kaca lukis atau lukisan kaca sudah banyak beredar di sekitar kita..
Media yang bisa digunakan pada kaca apabila ingin yang tahan lama adalah yang bisa melekat kuat seperti cat kayu, cat besi atau piloks..
Namun dalam melukis pada kaca, objek yang berada paling depan harus digambarkan terlebih dahulu dan objek paling belakang atau background digambarkan terakhir..
Beberapa contoh gambar pada kaca..

Karya pada kaca

Karya pada kaca

Karya pada kaca


Dan ternyata masih ada beberapa media lagi yang jarang terpikirkan oleh orang kebanyakan untuk diapresiasi menjadi sebuah karya..
Seperti jalan pada karya-karya berikut..

Karya pada jalan raya

Karya pada botol

Karya pada piring

Karya pada tulang

Karya pada gigi

Karya pada gerabah

Karya pada topi

Karya pada tubuh manusia

Karya pada bis surat

Karya pada caping

Karya pada batu

Karya pada kuku

Karya pada sepatu

Karya pada siput

Karya pada lubang selokan

Karya pada benda tak terpakai

Karya pada tutup selokan

Karya pada gelas



Apapun bendanya dan apapun medianya. Yang harus dipikirkan ketika kita berkarya adalah, apakah ketika kita mengapresiasinya kita akan merugikan orang lain atau tidak??
Karena ada juga beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab yang membuat karya namun menurutku itu merugikan orang lain..

Sekian dulu tulisan kali ini.. Moga ada manfaatnya..
Seperti biasa kalo ada yang salah atau yang kurang mohon pembenarannya dan tambahannya.. :)


Jumat, 02 September 2011

Art Work - Ilustrasi Pangeran Kucing


Ilustrasi Pengran Kucing..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Pangeran Kucing


Karya ilustrasi..
Aku pernah dipanggil pangeran kucing ma orang.. Dan dia minta dibikinin ilustrasi kucing.. Aku bikin aja kayak gini.. Pangeran kucing.. Dan kucing yang suka ngupil!! Aku!! Haha..
Cuma Drawing Pen on Sketch Book A4..
Tapi daripada ni ilustrasi Cuma ngumpul di album koleksiku, akhirnya kujadiin Sticker aja. Biar bisa diliat ma orang laen juga.. :)
Aku suka sama kartun yang simpel, dan outline tebal yang emang selalu kupake kalo bikin ilustrasi membuat karya terlihat jadi semakin rapih..



Kamis, 01 September 2011

Media Gambar #2 Cat air, Akrilik, Cat Minyak, Cat Tembok

Lanjutan dari Media Gambar #1 kali ini aku akan bahas media gambar tapi khususnya ke Cat..
Pastinya kita udah ngga asing lagi sama yang namanya cat.. Karena sepanjang jalan, bangunan dan bahkan rumah kita juga berwarna-warni oleh cat..
Nah, disini akan dijelaskan tentang beberapa cat yang ku ketahui..

Pertama Cat air (Water Colour)..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)


Cat Air

Pertama kali pake cat air itu biasanya pas di kelas 1 SMP atau sekarang disebutnya kelas 7..
Cat air dari namanya aja udah keliatan kalo cat jenis ini basicnya air..
Cat air atau populer dengan sebutan aquarel adalah medium lukisan yang menggunakan pigmen dengan pelarut air dan bersifat transparan..
Cat air selain bisa dipakai pada Kertas, bisa juga pada kanvas, kain, plastik, kulit, kayu, papyrus..

Menurutku penggunaan cat air itu paling susah ketimbang cat lainnya. Tehnik yang ku maksud adalah tehnik aquarelnya. Soalnya kalo ada kesalahan ga bisa di blok. Paling cuma di akalin sesuai kreatifitas kita..
Pewarnaan cat air adalah dengan menggoreskan dari yang paling muda hingga ke yang tua..
Biasanya untuk warna putih yang digunakan adalah warna asli dari kertasnya. Meskipun cat air rata-rata menyediakan warna putih, tapi kebanyakan orang tidak menggunakannya..

Kesan yang ditimbulkan dari goresan cat air dengan tehnik aquarelnya dapat dilihat pada contoh-contoh karya berikut..

Karya Cat Air

Karya Cat Air

Karya Cat Air

Karya Cat Air



Cat Minyak (Oil Color)..

Cat minyak


Berbeda dengan cat air, tehnik dari cat minyak biasanya adalah tehnik plakat. Atau dengan kata lain jika ada kesalahan bisa langsung di blok/ditumpuk dengan warna lain..
Untuk melarutkan cat minyak biasanya menggunakan Minyak yang biasa disebut dengan Lin Oil..
Menggunakan cat minyak harus sediakan pula lap dan biasanya sih kalo aku nyuci kuas yang abis dipake ma cat minyak pake thiner atau air sabun..

Kesan dari lukisan yang menggunakan cat minyak dapat dilihat pada contoh-contoh karya berikut..

Karya Cat Minyak

Karya Cat Minyak

Karya Cat Minyak

Karya Cat Minyak

Karya Cat Minyak


Untuk media cat minyak, selain ketika menggunakannya kita membutuhkan kuas, kita juga bisa menggunakan pisau pallet. Atau untuk lebih ekstrim lagi kita juga bisa menggunakan Tangan kita sendiri sebagai pengganti kuas.. :P



Cat Akrilik (Acrylic)..

Cat Akrilik


Beberapa merk cat memiliki bentuk tube yang sama antara cat air, cat minyak dan akrilik. Jadi telitilah terlebih dahulu sebelum membeli..
Akrilik tehnik penggunaannya hampir sama dengan cat minyak dengan plakat atau blok. Jadi ketika ada kesalahan bisa ditumpuk dengan warna lain. Namun akrilik bisa lebih cepat kering daripada cat minyak. Ini kadang menjadi kelemahan ataupun kelebihan bagi penggunanya.

Berbeda dengan cat minyak, basic akrilik adalah air. Sehingga untuk mencuci atau mencairkannya bisa menggunakan air..
Aku lebih senang menggunakan akrilik daripada cat minyak karena akrilik bisa lebih cepat kering. Dan kadang-kadang membantu juga apabila ingin lukisan cepat selesai. Tidak harus menunggu kering terlebih dahulu..
Biasanya pengguna akrilik adalah seniman yang alirannya mendekati kartun atau dekoratif..

Ada beberapa contoh karya dari akrilik..

Karya Cat Akrilik

Karya Cat Akrilik

Karya Cat Akrilik

Karya Cat Akrilik


Meskipun memiliki tehnik yang sama dan hasil yang hampir sama dengan cat minyak, namun ketika diperhatikan lebih teliti warna dari akrilik dan cat minyak itu berbeda..



Cat Tembok (Wall Paint)..

Cat Tembok

Terakhir untuk bagian ini..
Kadang ada juga seniman yang menggunakan cat tembok sebagai media karyanya. Dan memang ada beberapa cat tembok yang hampir sama dengan akrilik karena mengandung karet yang lumayan banyak..
Penggunaan cat tembok sama dengan cat minyak dan akrilik yaitu dengan tehnik plakat atau blok..
Basic dari cat tembok adalah air..

Para Bomber (yang suka bikin Mural dan Grafiti) selain menggunakan Pilox dalam berkarya, mereka juga kadang menyampurkan dengan cat tembok. Apalagi untuk memblok temboknya terlebih dahulu..
Cat tembok hampir sama dengan akrilik. Jadi ketika melukis dengan cat tembok rasanya hampir sama dengan menggunakan akrilik..
Namun beberapa cat tembok memiliki kapur yang lumayan banyak. Sehingga lebih cepat kering..

Karya Cat Tembok

Karya Cat Tembok

Karya Cat Tembok

Karya Cat Tembok
CS waktu event Mural UGM

Untuk mural, kadang juga dicampur dengan menggunakan Cat Genteng. Basicnya sama dengan cat tembok namun hasilnya cat genteng lebih transparant dan lebih lama keringnya. Namun hasilnya lebih mengkilat daripada cat tembok..


Sekian dulu untuk bagian ini. Semoga bermanfaat dan kalo ada yang kurang atau salah mohon ditambah dan dibenarkan.. :)