Selasa, 30 Agustus 2011

Media Gambar #1 Pulpen, Pensil, Krayon, Konte, Spidol

Alat-alat diatas semuanya bisa buat nulis dan semuanya juga bisa dibuat nggambar..
Sadar apa nggak, kadang kalo kita lagi di kelas trus bosen dengerin penjelasan dari guru atau dosen di depan, kita kerap buat coret-coretan di pojok bawah buku catetan kita. Atau malah kita bikin coretannya satu halaman penuh!!
Nah.. Disini aku mau bagiin pengetahuan tentang media-media gambar tersebut.. Tapi ini baru yang berbentuk padat aja (maksudnya bukan cat)..
Langsung aja..

Pertama ada Pensil..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Pensil


Dari kecil kita udah dikenalin ma bonyok ato guru kita ma yang namanya PENSIL (Pencil dalam bahasa inggris). Untuk awalan menulis atau menggambar kita menggunakan pensil. Karena media ini memang media yang bersahabat. Maksudnya kalo salah bisa langsung diapus. Hehe..

Namun ada beberapa orang yang ngga tau kalo pensil itu ada jenisnya juga. Maksudnya dari kepekatannya..
Bahkan nyokap ku aja cuma tau pensil paling item itu 2B. Padahal di atasnya 2B masih ada yang lainnya sampai EE..
Gini.. Dulu waktu jaman-jamannya TK pensil yang dipake biasanya jenisnya HB..

Pensil HB


Mungkin karena berwarna macam2 dan kadang juga ada yang memiliki gambar, sehingga anak kecil lebih suka. Dan mungkin karena HB juga keras, sehingga akan membuat anak kecil yang kebanyakan menulisnya menekan jadi tidak terlalu pekat/hitam. Sehingga lebih memudiahkan untuk dihapus jika salah..
Pensil makin banyak jumlah H-nya maka ia akan semakin keras, dan mengakibatkan warnanyapun semakin tipis..
Misalnya 3H akan lebih keras daripada HB. Dan 3H warnanya menjadi lebih tipis daripada HB..

Pensil B..
Nah.. Kalo kita denger pensil 2B kita pasti akan keinget ma Ujian yang mewajibkan kita menggunakan pensil 2B karena kepekatannya.. Tapi taukah kamu kalo ada yang lebih pekat dari 2B??
Ya.. Ternyata di atas 2B masih ada 3B bahkan sampai 9B..
Makin banyak/besar jumlah B-nya.. Maka pensil tersebut semakin lunak dan menjadi semakin pekat goresannya..

Macam-macam Pensil

Tingkat kepekatan pensil


Ternyata di tengah H sama B ada F.. (Aku baru tau.. hehe) 
Ya buat penjelasannya kepekatan atau kelunakan dari Pensil F itu di tengah-tengahnya H dan B..

Pensil E..
Yang kutau ada pensil lagi dengan jenis E.. Kadang juga disebut pensil konte.. Karena memang pekat dan lunak banget..
Aku cuma tau dan pake jenis ini ada 2, yaitu EB dan EE..
Dan warnanya memang lebih hitam (Hitamnya diatas pensil warna, hitam)..

Pensil digunakan untuk membuat gambar. Aku yakin kalian juga pernah menggunakannya. Karena pelajaran Seni Budaya jaman-jamannya sekolah dulu kan mayoritas menggambar menggunakan pensil..
Dari membuat skets objek sampai mengarsir..
Ini ada beberapa karya dengan menggunakan pensil (Finishing dengan arsiran)..

Karya Pensil

Karya Pensil


Pensil juga ada yang berwarna. Namanya Pensil Warna (Pencil Color) Pastinya kita sudah mengetahui itu sejak kita kecil. Karena jamanku TK dulu sih wajibnya pake Pensil warna untuk mewarnai gambar kita..

Pensil Warna


Dulu sih aku taunya pensil warna ya cuma berjumlah 12 warna.. Tapi ternyata masih banyak warnanya.. Ada beberapa merk yang memproduksi pensil warna bahkan sampai 48 warna (yang aku sempet tau dan pake. hehe). Namun entah kalo ada merk lain yang memproduksi lebih banyak warna. Yang jelas warna-warna dari pensil warna tersebut bisa dikembangkan dengan pencampuran dari warna tersebut..

Untuk karya dari pensil warna kita sudah biasa melihat atau dengan istilah kita sudah tidak asing lagi dengan media itu. Karena media tersebut selain ramah pada kita (Mudah dicari dan digunakan) juga ramah pada uang kita (Mudah. hehe)
Dan ini ada beberapa karya dari Pensil warna..

Karya Pensil Warna

Karya Pensil Warna

Karya Pensil Warna


Untuk tambahan. Ada juga pensil mekanik yang lebih simpel karena tidak usah merautnya. Mecanical pencil kalo dalam bahasa inggris. Aku sekarang lebih sering menggunakan mekanik untuk membuat skets atau mengarsir. Karena dengan alasan itu tadi, lebih praktis..



Kemudian Krayon..

Krayon



Anak kecil sekarang lebih banyak menggunakan Krayon (Crayon dalam bahasa inggris) ketika mewarnai gambar. Bahkan muridku juga lebih banyak menggunakannya. Entah karena apa? Karena menurutku krayon itu lebih susah digunakan daripada pensil warna..
Atau mungkin dengan alasan warnanya bisa lebih kuat dan juga jika mewarna bisa lebih cepat terblok penuh. Karena permukaan krayon kan besar.. *Ngarang :P

Namun memang menggunakan krayon juga tidak sesulit yang dikira. Karena basic-nya sama untuk cara penggunaannya dengan pensil warna. Hanya saja ketika menggunakan krayon, jika kita tidak hati-hati maka gambar kita akan menjadi kotor..

Tips ketika mewarna dengan krayon adalah, kita harus menyediakan kain lap/tisue untuk sering-sering mengelap ujung krayon yang berantakan.. Dan juga usahakan sediakan kertas untuk alas tangan kita. KArena kadang jika mewarna, secara tidak sadar tangan kita menggesek pada gambar yang telah diwarna. Sehingga kadang membuat kotor..

Kelebihan krayon selain yang sudah disebutkan di atas juga karena krayon basic-nya minyak. Jadi ketika gambar kita terkena air, ia tidak akan rusak..
Ini ada beberapa karya dengan menggunakan media krayon..

Karya Krayon

Karya Krayon


Selanjutnya Spidol..

Spidol

Nah.. Buat yang satu ini menggunakannya memang susah-susah gampang..
(Sebenernya semua media memang punya tehnik sendiri dan beda-beda biar bisa bagus..)
Kalo udah tau caranya pasti kita merasa mudah dengan menggambar menggunakan Spidol (Marker dalam bahasa inggris). Tapi pas belon bisa pake spidol, gambar kita keseringan jadi memblur antara warna-warnanya (Kayak luntur karena beberapa warna gabung)..

Waktu kecil sih sering pake spidol kalo coret-coret buku nyokap. Tapi menginjak SD spidol malah terlupakan. Jadi belon sempet bereksplorasi dengan mereka. Hehe..
Dan karena warna dari spidol ini juga banyak macemnya, sehingga anak-anak TK atau Playgroup sering pake spidol..

Tapi yang buat jadi perhatian, untuk spidol warna kuning itu bener-bener rawan warnanya kecampur warna laen. Apalagi warna yang lebih gelap. Jadi usahakan kalo pake warna kuning jangan setelah warna gelap..
Juga kalo ngewarna pake spidol gausah samper berkali-kali dobel. Karena kertasnya rawan tembus bahkan bolong..

Spidol juga banyak digunakan oleh para Bomber untuk mendesain karya mereka (desain Mural atau Grafiti) sebelum dikaryakan di tembok-tembok..
Spidol hitam masih kerap ku gunakan untuk membuat desain gambar (Cuma outline saja ngga sampe arsirannya)..
Ini ada beberapa contoh gambar dari Spidol..

Karya Spidol

Karya Spidol

Karya Spidol

Karya Spidol 

Karya Spidol



Pensil Konte
Pensil Konte


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ada jenis pensil yang namanya Konte (Pencil Conte dalam bahasa inggris). Pensil ini yang kutau sih paling pekat (Ntah, kali aja ternyata ada yang lebih pekat lagi?). Namun penggunaannya (menurut yang ahli pake dan sering pake) dengan cara diratakan dengan kuas..

Awalnya aku juga bingung caranya gimana? Karena ketika aku menggunakan Konte, aku tetap menggunakannya dengan tehnik arsir seperti menggunakan pensil biasa..
Menggunakan pensil konte dengan cara membuat arsiran tebal, kemudian untuk yang tipisnya ambil dari arsiran tebal itu ratakan dengan kuas..
Kurang lebih seperti itu..

Dan kuas yang digunakan biasanya sih kuas yang sudah diberi lem sedikit, agar lebih keras.. Hanya ujungnya saja yang lembut..
Beberapa contoh karya dari Pensil Konte..

Karya Pensil Konte

Karya Pensil Konte


Satu lagi (untuk bagian ini) adalah Pulpen atau Pena atau Bolpoint atau Pen dalam bahasa inggris..

Pulpen


Nggak ngangka kan selain digunakan untuk menulis, Pulpen juga kerap digunakan untuk membuat gambar (Kebiasaan buruk menggambar bagian catatan yang kosong)..

Pulpen banyak sekali jenisnya dari yang kualitasnya bagus sampai yang jelek. Juga dari yang mahal sampe yang murah.. Banyak sekali.. Ada pulpen biasa, cair, pulpen warna, jel dan sebagainya, dan sebagainya..
Dan ada juga drawing pen. Pen yang nggak luntur kalo kena air (Banyak juga pen2 yang anti air).. Sehingga kerap digunakan oleh para Sketcher untuk membuat sketsa.. Karena jika karya mereka ingin di finishing warna mereka tidak khawatir luntur..

Dari SMP aku selalu menggunakan Jel Pen. Karena warnanya lebih pekat dan rata (seperti spidol) sehingga ketika aku membuat gambar karakter, gambaranku menjadi lebih terlihat rapih. Namun itu kelemahannya, ketika gambarku terkena air, gambarku langsung luntur (Waktu itu aku belum mengenal Drawing pen)..
Untuk gambaran karya dari pulpen, bisa dilihat..

Karya Pulpen

Karya Pulpen

Karya Pulpen



Dari semuanya itu.. Apabila kita sudah menemukan tehnik sehingga kita ahli menggunakannya kita akan bisa membuat karya yang bisa dibilang Maha Karya atau Master peace..
Dan ini adalah contoh-contoh karya dari media-media yang sudah ku sebutkan tadi..


Karya Pulpen

Karya Pensil Warna

Karya Pensil Konte

Karya Pensil Warna

Karya Pensil Warna

Karya PEnsil

Karya Spidol

Karya Krayon

Karya Pensil

Karya Pensil Konte

Karya Krayon

Karya Spidol


Nah.. Tiap media mempunyai rasa yang berbeda dari tiap goresannya.. Walaupun ketika sudah sangat mahir menggunakannya akan terlihat sama, namun rasa tidak mungkin bisa dibohongi..
Perbedaan tehnik penggunaan dan trik khusus menggunakannya akan kita temukan seiring dengan intensitas menggambar kita...

Sekian dulu post kali ini.. Jika ada kesalahan atau kekurangan mohon koreksi dan tambahannya... Semoga bermanfaat :)


(Semua gambar dari post ini diperoleh dari hasil Searching di Mbah Google.. )



7 komentar:

  1. wah, keren... karya sendiri yah yang gambar2 nya ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah,, kalo gambar2nya kebetulan cari di mbah gugel :)

      Hapus
  2. makasi gan, bermanfaat banget buat ane , keep posting yah ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mas... seneng kalo tulisannya bisa bantu ato bermanpaat...
      iya nih lagi lumayan padet kegiatan di luar, jadi jarang pegang lepy...
      insya allah bakalan terus nulis ko :)

      Hapus