Tampilkan postingan dengan label tinta china. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tinta china. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

ArtWork - Gong Xi Fa Cai

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Sketsa Barongsai dan Naga
Tinta China pada Sketbuk
2013


Nyeket barongsai karena bertepatan dengan tahun barunya china..
Menutur Bang Wiki..
Barongsai adalah tarian tradisional china dengan menggunakan sarung yang menyerupai singa. Barongsai memiliki sejarah ribuan tahun. Pertama kali tarian ini pada masa Dinasti Chin sekitar abad ke 3 sebelum masehi.

Kesenian Barongsai mulai populer di zaman dinasti Selatan-Utara (Nan Bei) tahun 420-589 Masehi. Kala itu pasukan dari raja Song Wen Di kewalahan menghadapi serangan pasukan gajah raja Fan Yang dari negeri Lin Yi. Seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk mengusir pasukan raja Fan itu. Ternyata upaya itu sukses hingga akhirnya tarian barongsai melegenda.

Tarian Singa terdiri dari dua jenis utama, yakni singa utara yang memiliki surai ikal dan berkaki empat. Penampilan singa utara kelihatan lebih natural dan mirip singa ketimbang singa selatan yang memiliki sisik serta jumlah kaki yang bervariasi antara dua atau empat. Kepala singa selatan dilengkapi dengan tanduk sehingga kadangkala mirip dengan binatang "Kilin"

Kira-kira begitu sejarah singkat dan pengetahuan tentang Barongsai. Aku memang nggak begitu tau tentang sejarah dan maksud tarian tersebut untuk apa. Yang jelas ketika aku melihat pertunjukan barongsai aku sangat menikmati dan suka dengan gerakan-gerakan yang memang sangat lincah dan terlatih. Yang kadang aku berpikir, memang tariannya menyerupai singa.

Sketku sih kugambarkan satu barongsai dan satu naga.. namun, tarian naga aku sengaja tidak menggambarkan orang-orang yang membawa naga tersebut (pada dunia nyatanya) karena aku memang ingin membuat komposisinya menarik dan berusaha untuk membuatnya seimbang..

Aku hanya menggunakan tina china dan kuas ukuran 0..
Belum kuwarna karena sketku ini belum sempat kudokumentasikan (di-scan) karena aku memang belum sempat mampir ke tempat temanku yang punya scaner. Hehe.. Maklum, derita orang yang masih belum punya scaner sendiri..

Ya, mungkin kalau sudah terdokumentasikan aku akan mewarnanya dan akan ku aplot lagi nanti.. Hahahahaha...

Sekian dulu saja post kali ini, kalau ada masukan atau komentar silahkan..
Kalau ada salah atau kurang mohon pembenaran dan tambahannya...
Makasih... :)



Senin, 31 Desember 2012

ArtWork - Sketsa: Pasar Beringharjo

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Pasar Beringharjo #1
Tinta China+Tusuk Sate pada Kertas Florida Pink A3
2012


Pasar Beringharjo adalah pasar tradisional yang terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani kawasan Malioboro, Yogyakarta. Jadi sayang sekali kalau jalan-jalan ke malioboro tapi melewatkan untuk mampir dan berbelanja di pasar beringharjo. Pasar ini telah digunakan sebagai tempat jual-beli sejak tahun 1758.
Sejak ratusan tahun yang lalu pasar ini telah menjadi pusat kegiatan ekonomi dan keberadaannya mempunyai makna filosofis. Pasar yang telah berkali-kali dipugar ini melambangkan satu tahapan kehidupan manusia yang masih berkutat dengan pemenuhan kebutuhan ekonomisnya. Selain itu beringharjo juga merupakan salah satu pilar ‘catur tunggal’ (terdiri dari Kraton, Alun-alun Utara dan Pasar Beringharjo) yang melambangkan fungsi ekonomi.
Beberapa gambar pasar beringharjo yang berganti muka.. Gambar diambil dari berbagai sumber di mbah gugel. hehe

Pasar beringharjo

Pasar beringharjo

Pasar beringharjo

Pasar beringharjo

Pasar beringharjo


Wilayah pasar beringharjo mulanya merupakan hutan beringin. Tak lama setelah berdirinya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, tepatnya tahun 1758, wilayah pasar ini dijadikan tempat transaksi ekonomi oleh warga Yogyakarta dan sekitarnya. Ratusan tahun kemudian, pada tahun 1925, barulah tempat transaksi ekonomi ini memiliki sebuah bangunan permanen. Nama “Beringharjo” sendiri diberikan oleh Hamengku Buwono IX, artinya wilayah yang semula pohon beringin (bering) diharapkan dapat memberikan kesejahteraan (harjo). Kini para wisatawan memaknai pasar ini sebagai tempat belanja yang menyenangkan.

Yang ditawarkan dari pasar beringharjo sangatlah beragam. Mulai dari koleksi batik, pernak-pernik, sampai barang-barang tradisional seperti cobek, besek dan sebagainya. Bisa dikatakan bahwa pasar tradisional ini adalah pasar yang serba ada. Semuanya bisa dibeli di sini dengan harga yang relatif murah.

Aku sudah hidup di jogya hampir lima tahun dan sering sekali masuk pasar beringharjo namun belum pernah sempat nyeket di sana. Akhirnya beberapa waktu lalu bersama Indonesias Sketchers Jogja, kita melakukan Sketching and Sharing di pasar beringharjo. Dan aku memutuskan untuk membuat sketsa bagian depan (bagian utama) pasar beringharjo. Walaupun harus mengadap sinar matahari pagi, tapi gairah membuat sketsa di depan pasar beringharjo tak tergentarkan.
Tapi setelah menggosongkan diri dan bermandikan cucuran keringat, akhirnya sketku selesai.

Pasar Beringharjo #1
Tinta china+Tusuk sate pada Kertas Florida Pink A3
2012


Kemudian aku berjalan ke dalam, mencari objek yang menarik, sampai ke lantai 3 bagian belakang pasar, aku baru menemukan mbah penjual besek. Karena tidak kondusif untuk mengeluarkan kertas A3, akhirnya aku menggunakan jel pen dan sketbuk A5 sebagai senjataku.

Pasar Beringharjo #2
Mbah Broto (nama asli : mbah harjah)
Gel Pen pada Skerbuk A5
2012


Mbah harjo adalah salah satu penjual yang ramah. Dan yang membuatku terharu dari obrolan yang sesekali dilontarkan padaku, dia mendoakanku supaya aku cepat lulus kuliah, mendapatkan nilai yang bagus, dan cepat mendapatkan pekerjaan. Sungguh sangat menyentuh perasaanku. :’)

Poto-poto pas sharing di TBY..
Fotografernya mas Mujib Nur Rohman. Kebetulan anggota IS Jogja juga..


Sharing setelah sketsa

Sharing setelah sketsa

Sharing setelah sketsa

Sharing setelah sketsa


Sharing setelah sketsa



Sekian dulu post kali ini. Kalau ada salah atau kurang, mohon pembenarannya atau tambahannya. Kalau ada komentar atau masukan, silahkan..
Terimakasih.. :)



Selasa, 11 Desember 2012

ArtWork - Sketsa : Candi Plaosan

Hehe..
ini lanjutan dari post sebelumnya..
Masih di Candi Plaosan. Sebelah utara Candi Prambanan. Candi yang sangat menarik dan indah, menurutku..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)


Candi Plaosan Lor


Candi Plaosan Lor

Candi Plaosan Lor

Ketika sketching and sharing aku mendapatkan 3 buah sketsa. 2 dengan tinta china, dan 1 dengan pensil mekanik.
Posisiku mensketsa kubedakan dengan posisiku mensketsa ketika survey. Objek utamaku adalah candi utama sebelah utara, kuambil dari pojok, bagian timur-laut. Senjata perang yang kugunakan adalah tusuk sate dan tinta china. Lumayan repot juga menggunakan alat ini. Tapi, berakit-rakit ke hulu lah. Toh media ini memang membuat karya menjadi lebih wah. Hehe..
Membelakangi matahari ternyata membuat keringat lumayan mengucur juga. Aku seperti habis mandi ketika sketsaku selesai. Kertas yang kugunakan adalah florida A3 warna pink. Haha..

Candi Plaosan #2
Tusuk Sate+Tinta China pada Kertas Florida A3
2012


Sketsa keduaku aku ambil dari candi utama sebelah utaran dan objek utama adalah candi utama sebelah selatan. Masih menggunakan tusuk sate dan tinta china. Kali ini aku menggunakan kertas hawaii A3 warna krem kuning.

Candi Plaosan #3
Tusuk Sate+Tinda China pada Kertas Hawaii A3
2012


Dan terakhir adalah sketsaku dengan menggunakan pensil. Aku menggunakannya karena aku berniat ingin membuat sketsa detail, menemani salah satu anggota IS Jogja yang ingin mendetail juga. Tapi ternyata dia malah menyerah dan tidak meneruskan sketnya. Dan tinggallah aku seorang diri mendetail dan ditunggu teman-teman sketsa lainnya.
Objek utamaku adalah salah satu stupa yang ada di bagian utara kompleks candi plaosan lor. Salah satu yang masih lumayan utuh bentuknya. Aku tidak tau nama dari stupa ini. *piss
Kali ini aku menggunakan kertas linen A3 putih.

Candi Plaosan #4
Pensil Mekanik 2B 0,5 Pada Kertas Linen A3
2012


Sekian dulu post kali ini. Kalo ada salah atau komentar silahkan..
Terimakasih..



Candi Plaosan

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Candi Plaosan Lor


Candi plaosan adalah candi yang dibangun oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya, Pramudyawardani. Candi ini terletak di utara candi Prambanan. Sekitar 1 kilometer. Tepatnya di Dusun Bugisan Kecamatan Prambanan. Yang menarik dari candi ini adalah arsitektur yang digunakan adalah perpaduan Hindu dan Budha. Selain itu juga candi plaosan memiliki keunikan, yaitu candi dua candi utamanya kembar serta teras yang permukaannya halus.

Candi plaosan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu plaosan lor dan plaosan kidul. Kedua candi tersebut memiliki teras berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh dinding, tempat berbentuk gardu di bagian barat, serta stupa di sini lainnya. Karena kesamaan itu, candi plaosan lor dan plaosan kidul hampir serupa jika dilihat dari jauh. Sehingga sampat sekarang candi plaosan sering juga disebut candi kembar.

Candi Plaosan Lor

Candi Plaosan Kidul


Seluruh kompleks candi plaosan memiliki 116 stupa perwira dan 50 candi perwira. Stupa perwira bisa dilihat di semua sisi candi utama, demikian pula candi perwira yang ukurannya lebih kecil. Bangunan candi plaosan lor memiliki halaman tengah yang dikelilingi oleh dinding dengan pintu masuk di sebelah barat. Pada bagian tengah halaman itu terdapat pendopo berukuran 21,62 m x 19 m.

Sepertinya segitu aja perkenalan tentang candi plaosannya. Intinya, candi ini bagus dan sayang sekali kalo sudah sampai ke prambanan tapi tidak mengunjungi juga candi plaosan.
Kebetulan aku pertama kali tertarik dengan candi ini adalah ketika aku tidak sengaja sampai di kompleks ini. Dan benar-benar baru tau bahwa di sebelah utara candi prambanan ternyata juga ada candi yang tidak kalah cantiknya dengan candi prambanan.

Nyasar Pertama di Plaosan


Pertama kali nyasar ke candi plaosan sih ketika hunting foto. Dan aku tidak membawa persiapan apapun. Hanya buku agenda kecil berukuran A6 yang selalu ada di dalam tasku.
Sudah sampai di sana, sayang sekali jika tidak mengabadikan moment itu dengan sketsa. Akhirnya aku membuat sketsa pada halaman belakang buku agendaku. Hanya dengan menggunakan gel pen.


Candi Plaosan
Jel pen pada Halaman belakang Agenda A6
2012


Dan beberapa kali aku menginjakkan kaki ke dalam candi plaosan dan semakin tertarik pada keindahan candi tersebut. Candi yang tidak terlalu luas, dan menurutku pas jika kita ingin berkeliling melihat candi.
Memang tidak seluas candi ratu boko, dan tidak sebesar candi borobudur, juga tidak setinggi cadi prambanan. Namun candi ini cantik dengan porsi yang pas. Hehe

Hm.. kemudian aku mengusulkan untuk melakukan sketching and sharing bersama Indonesias Sketchers Jogja di candi plaosan lor. Dan here we go...
Nyeket bareng di sana...
Namun, aku curi start karena aku melakukan survey dengan rekan-rekan pengurus utama lainnya. Dan aku mendapatkan 1 sketsa..


Survey bersama beberapa anggota IS Jogja

Tempat paling teduh di Plaosan Lor
Di bawah pohon. Hehe

Nyeket Candi Utama sebelah Utara


Candi Plaosan #1
Tusuk Sate+Tinta China pada Kertas Hawaii A3
2012


Melakukan sketsa di tempat paling teduh di kawasan candi plaosan lor. Di bawah pohon. Hahahaha...
Karena aku malas mendetail batu, sehingga alat perang yang kugunakan adalah tusuk sate dan tinta china. Aku juga menggunakan kertas hawaii kuning krem ukuran A3.
Kali ini aku hanya akan meng-upload sket ini saja. Lainnya akan ku upload pada postku selanjutnya. hehe

Sekian dulu post kali ini, kalau ada salah atau kurang mohon pembenaran dan tambahannya. Kalau ada yang ingin berkomentar atau memberi masukkan silahkan...
Terimakasih...



Selasa, 03 Juli 2012

Media Gambar #6 - Brush Pen

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Brush Pen


Akhirnya bisa apdet Materi..
Semoga bermanfaat.. Hehe..

Pengen nambahin keterangan buat media gambar yang aku tahu dan udah pernah coba..
Kebetulan media gambar yang ingin kubahas sekarang adalah media gambar yang menggunakan tinta..
Kali ini aku pengen ngebahas tentang Brush Pen..
Aku pertama tahu media ini waktu nyeket bareng anak-anak IS Jogja..
Haha.. Katro juga ternyata...
Sebenernya sih udah hampir setengah taun tahu, tapi baru sempet nulis sekarang. Hehe..

Brush Pen!
Dari namanya saja kita sudah tahu kalo benda ini adalah gabungan dari kuas dan pena..
Yup.. memang seperti itu adanya..
Mungkin ini dibuat untuk mempermudah kita atau bahasa komersialnya sih untuk 'memanjakan' kita agar tidak repot bolak-balik mencelupkan kuas kita pada tinta untuk berkarya.


Goresan Brush Pen


Goresan Brush Pen

Brush pen memang seperti mempermudah kita dalam berkarya. Agar ketika kita berkarya kita tidak terganggu konsentrasinya karena tinta pada kuas kita telah habis dan harus mencelupkan ulang kuas kita pada bak tinta...

Namun kelemahan brush pen adalah tinta yang digunakan kebanyakan sifatnya seperti spidol. Akan luntur jika terkena air... Itu sejauh yang aku tahu sih. Nggak tahu juga kalo Brush Pen mahal dengan Merk terkenal.. :P
Seperti pada Karya sketku berikut..

SDSB di Arsitektur UGM
Brush Pen Finishing Air pada Sketbuk A4
2012


Ini adalah karya perdana-ku menggunakan Brush Pen..
Karena belum tahu kalo akan luntur kalo terkena air (namanya juga Brush Pen baru. Baru punya, dan baru nyoba. He), maka aku finishing dengan air.. ternyata.. Hm... menyesal juga :P
Tapi gapapa.. Jadi buat pelajaran..

Jika memaksakan menggunakan tinta china yang tidak akan luntur jika terkena air (asalkan sudah kering) kemungkinan tinta akan mengendap dan membuat brush pen terganggu kinerjanya (macet). Jadi, aku nggak mau ambil resiko :)

Brush pen banyak digunakan para komikus dan para sketcher untuk berkarya.

Brush Pen Komik

Dan ini ada beberapa karya dari brush pen..

Karnaval
Brush Pen pada Sketbuk A4
2012

SS-17 
Depan Rumah Belanda
Brush Pen pada Sketbuk A4
2012

SDSB di Arsitektur UGM
Brush Pen finishing Air pada Sketbuk A5
2012


Wah.. ternyata aku lupa nyimpen file-file karyaku yang pake Brush Pen..
Ya.. mungkin lain kali aku tambahin deh.. Hehe...
Kebetulan ini beberapa karya waktu awal-awal pake brush pen.. Masih kaku dan canggung tapi masih semangat mendokumentasikannya.. :P
Tapi.. Udah lama juga nggak menyentuh Brush Pen-ku...

Ada juga water brush pen.. Tapi post selanjutnya aja ya.. :P

Sekian dulu post kali ini.. Kalo ada salah atau kurang silahkan koreksi dan tambahannya...
Kalo ada yang mau komentar atau masukan silahkan...
Makasih :)



Sabtu, 05 Mei 2012

ArtWork – Sketsa Heritage di sekitaran Malioboro

Ikut Sketching and Sharing #17 IS Jogja di Malioboro. Mengenal lebih baik objek bagus di malioboro. Karena sebenarnya banyak sekali objek bagus di malioboro yang tidak diketahui oleh masyarakat kebanyakan.
Kebetulan ketika SS #17 tersebut aku membuat sketsa Bangunan Rumah Belanda yang sekarang sudah difungsikan sebagai Kantor Larissa. Bangunannya masih bagus dan terawat. Sekilas bangunan ini seperti rumah-rumah di sekitarnya. Bahkan hampir tidak terlihat..

Rumah Belanda (Kantor Larissa)
Tinta China pada Sketbuk A4
Finishing air


Kemudian aku juga membuat sketsa gedung Sociated letaknya di sebelah TBY (Taman Budaya Yogyakarta) tepatnya di sisi utara TBY.

Gedung Sociated
Tinta china pada sketbuk A4 finishing air..


Dan heritage sekitar Malioboro lainnya yang sudah ku sket..

BI (Bank Indonesia) Yogyakarta
Tinta china pada sketbuk A4 finishing air

Kantor Pos Yogyakarta
Tinta china pada sketbuk A4 finishing air


Sekian dulu post kali ini. Kalau ada komentar atau masukan silahkan..
Makasih :)



Kamis, 03 Mei 2012

ArtWork – Sket di Kuwang (HunTara)


(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Cangkruk di Kuwang
Contoh halaman buku nanti


Sebenarnya sket kuwang bersama IS Jogja sudah lumayan lama diadakan. Dan kebetulan hasil sket tersebut akan dibukukan. Desa kuwang adalah desa yang dijadikan Huntara (hunian sementara) para korbam bencana merapi.
Puluhan kepala keluarga berada di hunian tersebut dari berbagai desa yang terkena merapi. Puluhan atau mungkin ratusan hunian sementara dibuat untuk dijadikan tempat tinggal mereka. Namun sampai saat ini, mereka masih tinggal dihunian yang sejatinya dibuat hanya untuk sementara (hanya seadanya).
Namun mau bagaimana lagi?
Keadaan yang membuat mereka untuk tetap tinggal dan bertahan di sana.

Karena mendapatkan tawaran untuk berpartisipasi dalam sket kuwang. Kemudian aku menuju ke sana ditemani Culun dan Upil..
Karena ketika nyeket disana dibagi tugas sketsa, akupun mendapatkan tugas mensketsa rumah penduduk yang memiliki usaha, seperti ruko, laundry atau apapun. Juga rumah penduduk yang di halaman depannya memiliki pohon atau tanaman..
Sebelum mendapatkan tugas tersebut. Aku berkeliling dan mengamati sekitar. Dan aku tertarik untuk naik ke Cangkruk. Sebuah gardu pantau.
Kemudian dari bawah cangkruk aku mulai membuat sketsa huntara yang dibuat oleh UGM..
Aku menggunakan tinta china dan finishing air pada sketbuk A4

Dibawah Cangkruk Pos Pantau
Tinta China Pada Sketbuk A4
Finishing Air


Kemudian aku langsung mencari objek tugasku. Kebetulan di sekitar situ ada hunian yang memiliki usaha laundry. Langsung saja aku mulai membuat sketsa..
Aku menggunakan drawing pen dan finishing sedikit tinta dan air pada sketbuk A4..

Usaha Laundry milik warga di Kuwang
Drawing Pen pada Sketbuk A4
Finishing sedikit tinda china dan air


Karena tugasku juga mewawancarai warga yang memiliki hunian tersebut, akupun langsung memberanikan diri untuk bertamu. Sebenarnya aku sangat malu dan tidak cukup nyali untuk melakukan itu. Namun, nekat saja!

Aku bertemu dengan anak pemilik rumah usaha tersebut. Namanya Muhammad Fajar. Bisa dipanggil Fajar. Dia masih duduk di bangku SMK di Cangkringan.
Dia adalahs alah satu pemuda yang beruntung selamat dari terjangan erupsi merapi. Ia berserita tentang malam kejadian erupsi sampai pada teman-teman sebayanya yang tidak memiliki nasib baik karena tewas pada musibah tersebut.

Di sini ia dan para pemuda lainnya menjadi relawan bencana dan tergabung dalam komunitas komunikasi yang bernama AMC (Argo Merapi Comunity) 149,380 MHz..
Sambil wawancara daripada nganggur, sekalian saja aku juga membuat skets mas Fajar tersebut. Dan ketika tau dirinya di sket, dia jadi salah tingkah dan memperbaiki penampilannya. Aku hanya menggunakan pensil mekanik pada sketbuk A4 dan hanya dengan finishing arsir saja..

Muhammad Fajarudin
Pemuda di Huntara Kuwang
Pensil Mekanik pada Sketbuk A4


Dan setelah selesai sketsanya, dia meminta ijin untuk memoto hasil sketsanya yang menurutnya akan dijadikan poto profil akunnya di jejaring sosial. :)

Sebenarnya ketika di cangkruk ada kejadian yang lumayan memalukan dan kasihan juga sih..
Upil jatuh ketika turun dari lantai 2 cangkruk. Salah satu kakinya terperosok karena papan yang diinjaknya sudah rapuh. Menyebabkan 3 jari kakinya sobek dan mengeluarkan banyak darah..
Sebenarnya kasian melihat dia seperti itu, tapi juga aku tidak bisa menahan tawaku karena posisi dia jatuh sungguh lucu..
Maaf pil, aibmu kubeberkan.. :)
Awalnya dia pusing dan lemas karena mengetahui kakinya berdarah, namun setelah beristirahat sejenak, ia kemudian malah membuat sketsa kaki berdarahnya tersebut..

Halaman calon buku kuwang..

Muhammad Fajarudin
Radio Komunitas AMC

Usaha Laundry

Cangkruk


Hm.. sekian dulu post kali ini. Kalo ada masukan atau komentar, silahkan..
Makasih :)



Senin, 30 April 2012

ArtWork - BI dan Kantor Pos Yogya

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

BI dan Kantor Pos Yogyakarta
Tinta China pada Sketbuk A4


Seperti yang kukatakan sebelumnya.. Objek di 0 Kilometer Yogyakarta memang banyak dan menarik..
Dan kali ini aku mengambil posisi yang umum untuk membuat sketsa BI.. Namun juga Kantor Pos terlihat...
Ini dari perempatan 0 Kilometer, sisi Barat BI..
Sebenarnya aku kesini bareng temen-temen IS Jogja..
Dan tujuan utama kita sih sebenarnya pengen nyeket "Earth Hour" Tapi ternyata pas dateng ke sana udah telat.. Hehe..

Jadi daripada nganggur dan kebetulan juga ketemu sama Babeh Irwan lagi nyeket sama anak-anak IS Jogja laennya...
Sebenarnya sih aku ma temen-temen nyeket event "Earth Hour" di Tugu.. Tapi karena udah selesai, jadi pindah lokasi di 0 Kilometer..
(Post karya yang di tugu nanti aja. Hehe)

Hm..
Seperti biasa.. cari posisi menarik, kemudian keluarin peralatan perang (Sketbuk A4, Tinta China Item, Bambu)
Dan mulai garap...

Sket.. Sket.. Sket..
Sambil disambi ngobrol ma orang yang kebetulan tertarik sama sketsa..
Akhirnya rampung..

BI dan Kantor Pos Yogyakarta
Tinta China pada Sketbuk A4


Sekian dulu post kali ini. Kalo ada masukan atau komentar silahkan...
Makasih :)