Senin, 03 Oktober 2011

Art Work - Karikatur Ulang Tahun


Dapet gawean dari murid KKNnya si Fungat. Katanya sih buat hadiah ulangtaunnya si Desti..
Ini penampakannya..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Desti


Tapi permintaannya bukan Cuma si yang ulangtaun yang dibikin sket, tapi ternyata temen-temen satu genknya juga yang berjumlah delapan orang cewek (sama si Desti). Hm.. seRT kayaknya..
File foto udah di transfer. Sketbook A3, Pensil 2B, Pensil 5B, Penghapus, Serutan siap!!
Tapi malah males nggarap.. hehe...

Sehari, dua hari.. tiga hari... Sampe akhirnya dua hari sebelum hari H baru aku mulai nggarap...

Dan pas aku liat file-file foto temen-temennya Desty, aku lumayan bingung dan mulai ngitung..

Adul paling kanan (satu..)


Alvita (dua..)


Helen & Vinda ke 2 & 3 dari kiri (tiga.. empat..)


Inti (lima..)


Lina, kiri pake kerudung (enam..)


Purry (tujuh..)


Wilma (delapan..)


Inda bawah kanan ga pake kerudung (sembilan..)


Ditambah Desti..
Ternyata bukan delapan orang satu genknya! Tapi sepuluh!! Aarrgghh!!
Mana posisi mukanya beberapa kaga jelas pula!!
Hadeh!!
Nyesel juga kaga ngeliatin gambarnya dari awal. Kalo udah gini repot sendiri!

Cari akal..
Akhirnya kuputusin buat ngartunin mereka aja..
Tentunya karikatur dalam pandnagan anak sekolah adalah sket wajah trus badannya dibikin kecil. Kalo wajahnya udah dideformasi sedemikian rupa, mereka bakalan marah! Hm..

Sket, sket!!

Proses


Finishing


Rampung!!
Hm.. Seperti inilah penampakan hasilnya...

Karikatur Ulangtaun Desti


Haha.. 

Sekian post kali ini..



Minggu, 02 Oktober 2011

Art Work - Lukis Aquarel

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Rektorat UNY
Water Colour on A3 Paper
2011


Ini Karya Lukis 1 jaman aku baru masuk kuliah dulu. Mungkin kisaran 2009..
Jaman-jamannya masih rajin kuliah dan hunting lukis sama temen-temen..

Karya dulu (taun 2009) ma karya sekarang (taun 2011) ternyata emang berubah. Aku emang ngerasa karya dulu terkesan lebih kaku dibandingkan dengan karyaku sekarang. Ada perbedaan dalam tiap goresan kuas dan perpaduan warna. Hehe.. Ternyata makin lama kita berkutat dalam dunia seni rupa, maka makin lemas juga hasil karya kita.. :P

Ini adalah hasil karya lukis aquarel. Tehnik yang paling aku ngga suka karena memang sulit menaklukkan tehnik ini. Namun jika sudah menguasainya memang sangat nyaman dan enak ketika membuat karya dengan menggunakan tehnik Aquarel!!

Langsung aja kita liat penampakan dari karya-karyaku..
Jaman 2009 dulu..

Bunderan UGM
Water Colour on A3 Paper
2009


Sungai Imogiri
Water Colour on A3 Paper
2009


Benteng Vredeburg Yogyakarta
Water Colour on A3 Paper
2009


Dan ini karya-karya 2011..

Pendopo Tejo UNY
Water Colour on A3 Paper
2011


Keraton Yogyakarta
Water Colour on A3 Paper
2011


Lempuyangan
Water Colour on A3 Paper
2011


Rektorat UNY
Water Colour on A3 Paper
2011


Sekian dulu post kali ini. Moga bermanfaat dan kalo ada kritik atau masukan tolong disampaikan saja.. :)



Tutorial - Membuat Sket dengan Tusuk Sate dan Tinta China

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Karya Sket TS dan TC


Hehe.. awalnya aku juga aneh dengan omongan dosenku yang menyuruh kami menggunakan tusuk sate dalam membuat karya. Waktu itu sih kuliah Ilustrasi-nya Pak Maraja Sitompul..
Tapi, setelah menggunakannya. Aku malah menjadi ketagihan dalam membuat karya dengan tusuk sate itu.. :)
Langsung aja kita lihat penampakan yang kita butuhkan dalam membuat sket..

Namanya juga kita buat karya pake tusuk sate, jadi hal yang paling pokok adalah si tusuk satenya itu..

Tusuk Sate


Kemudian jangan lupa juga tinta china. Atau banyak orang juga kenal benda ini ebrnama tinta bak. Sama aja. Ini ada contoh dari tinta china. Tapi maap, karena sering dipake dan peninggalan dari jaman semester 1 dulu (Aku angkatan 2008! Haha) jadi penampakannya seperti ini!! :P

Tinta China/Tinta Bak


Ini ada dua jenis tinta china, yang pernah kupake sih. Yang botolnya bulet dengan merek berwarna kuning itu lebih kental dan warnanya lebih pekat dan hitam. Dan yang satunya lebih encer dan warnanya tidak terlalu pekat. Namun keunggulannya jika kita menggunakannya secara tipis atau kita menambahkan air, akan ada kesan berwarna abu-abu mendekati biru. Jadi akan menimbulkan kesan berfariasi dengan menggunakan satu media.
Udah ada tusuk sate dan tinta china. Kaga bakalan jalan kalo ngga ada benda satu ini.

Kertas


Yup! Kertas juga sangat penting dalam membuat sket. Karena benda ini adalah benda paling simpel dan paling mudah dicari dan dibawa.

Kemudian papan sket juga jangan lupa. Ini hanya untuk tambahan saja. Tidak terlalu wajib juga. Namun alangkah baiknya jika kita membawa papan sket agar kita menjadi lebih mudah dan lebih santai dalam membuat karya. Juga berfungsi untuk menahan kertas agar tidak kabur2 apabila ada angin (sebagai penjepit kertas. He)

Papan Sket


Penampakan dari papan sketku yang sungguh mengenaskan!
Maklum lah, ini dibeliin Nyokap waktu aku pengen tes keterampilan pas seleksi masuk Seruker UNY taun 2008 dulu.. :P


Dan satu lagi, lap!

Tissue


Kalo aku sih biasa pake tissue. Soalnya lebih praktis dan juga lebih gampang dibawa kemana-mana.

Semuanya lengkap! Tinggal kita membuat alat gambar dari tusuk satenya saja..
Yang dibutuhkan untuk membuat tusuk sate menjadi alat sket adalah cutter! Atau bisa juga menggunakan benda sejenis.

Langkah pertama, ambil sebuah tusuk sate.
Kemudian, ujung tusuk sate yang lancip belah menjadi dua. Setelah terbagi dua (hanya bagian ujung, tidak semuanya) 

Satu


Kemudian dibelah lagi sehingga terbagi menjadi empat..

Dua


Setelah itu sisi-sisi bagian ujung yang telah terbelah beri gurat2 dengan menggunakan cutter agar tinta lebih bisa terserap.

Tiga


Kalo udah melakukan langkah-langkah di atas, berarti tinggal menuju lokasi yang ingin di sket!!

Empat


Lima


Haha.. Numpang ngeksis!! Ini diambil pas Tutorial Seni Rupa di SMP tempatku KKN. Dengan materi Membuat Sket dengan menggunakan Tusuk Sate dan Tinta China. Membuat dengan siswa-siswaku lumayan mengasyikan. Dan kebetulan lokasi di daerah Banguntapan memang memiliki Pemandangan yang Indah!!

Ini ada beberapa hasil dari tusuk sate dan tinta china..

Karya Sket TS dan TC




Karya Sket TS dan TC



Ini ada beberapa lagi yang bisa di liat pada postku sebelumnya Art Work - Sketsa Penyapu Kampus dengan Tinta China

Sekian dulu post kali ini. Udha lumayan lama pengen nulis tapi kesibukan cari kost bikin ngga ada waktu buat nyempetin onlen dan nulis. Hehe..
Semoga bermanfaat dan kalo ada kurang ato salah, mohon tambahan dan pembenarannya.. :)



Selasa, 27 September 2011

Art Work - Tak Selamanya, Jagoan Harus Menang

Ini juga karya lukis yang dipamerin pas Pameran Bersama Kerupuk Mawut kemaren..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

TAK SELAMANYA, JAGOAN HARUS MENANG
Acrilyc on Canvas, 95x125 Cm
2011



Power Ranger yang kita ketahui adalah tokoh pembela kebenaran dan pembasmi kejahatan. Serta tokoh utama yang selalu benar dan selalu menang. Namun, dalam lukisan saya ini mengapa sang pahwalan dikalahkan oleh monster yang berbentuk katak??

Yah.. kadangkala pahlawan memang tidak selamanya selalu menjadi pemenang. Karena ketika ada kalimat menang, sudah tentu juga akan mengikuti kalimat kalah dibelakangnya..
Penggambaran yang jika diperhatikan akan terlihat aneh karena kita bisa melihat latar/alas panggung, namun kita juga bisa melihat langit-langit panggung ini memang sangaja saya buat karena ingin menampilkan dimensi waktu. Cara pandang kita dari waktu-kewaktu..

Cara pandang ketika kita kecil akan berbeda seiring berjalannya waktu. Makin bertambah usia kita diharapkan juga makin bijak kita dalam berpikir dan bercara pandang.
Panggung boneka dengan tirai warna ungu menggambarkan hidup ini layaknya sebuah panggung boneka yang memiliki cerita, namun kita juga belum mengetahui apa yang akan diceritakan, bagaimana jalan ceritanya dan bagaimana akhirnya.

Kita adalah sebuah boneka yang melakukan apa yang sudah direncanakan oleh sang pembuat boneka.

Kadang pemikiran yang kita anggap benar itu belum tentu juga benar menurut pemikiran orang lain. Ataupun apa yang kita lakukan kadang juga mungkin akan merugikan orang lain. Seperti halnya jagoan yang pasti ada kalanya akan kalah, pemikiran kita juga ada kalanya memang bertentangan dengan pemikiran-pemikiran atau keyakinan dari orang lain. Namun semua itu sudah ada yang mengaturnya, dan kita sebagai mahluk yang hidup di aturan mainnya, tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi pada kita ataupun bagaimana selanjutnya. Hanya Ia-lah yang berhak atas kita dan atas apa yang akan kita anggap benar atau salahnya.



Art Work - Jangan Renggut Masa Indahku


Salah satu Karya lukisku yang di pamerin kemaren pas Pameran Bersama Kerupuk Mawut 24-28 September 2011 di Galeri Biasa..
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

JANGAN RENGGUT MASA INDAHKU
60x90 Cm. Acrilyc on Canvas
2011


Jangan renggut masa indahku!
Jangan ambil mainanku!
Aku mau main!
Aku mau nggambar!
Aku mau krayonku!
Temen-temenku juga main!
Aku mau ma mereka!
Aku ngga mau buku!
Aku ngga mau kacamata!
Aku mau masa indahku...

Itulah teriakan-teriakan dari seorang anak yang dirampas kebebasan bermainnya hanya karena ambisi dari orangtua yang mengejar sesuatu yang masih tidak jelas!
Masa anak-anak adalah masa ketika mereka bebas untuk bermain, mengekspresikan diri dan belajar untuk bebas memilih apa yang benar-benar mereka inginkan.
Tapi kerap kita jumpai anak yang jarang atau malah tidak pernah bermain menikmati masa indah mereka karena mereka harus dijejali oleh buku2 materi yang membingungkan dan membuat pusing!

Namun orang tua jaman sekarang akan lebih bangga dengan anak mereka dengan kemampuan berpikir yang tinggi dibanding berkreasi yang tinggi. Mereka akan sangat bangga ketika anak mereka menjuarai lomba fisika dibandingkan ketika anak mereka menjuarai lomba lukis..

Mereka kadang terlalu egois akibat ambisi mereka sehingga tidak menyadari apa yang diinginkan oleh anak mereka. Mereka terus-terusan menjejali anak mereka dengan teori-teori yang kadang memberatkan anak mereka. Mereka dengan egoisnya memerintahkan anak mereka untuk terus belajar dan melupakan bermain. Menjejali anak mereka dengan les privat yang padat. Sehingga anak mereka seperti terkurung dalam rumah dan tidak diijinkan untuk menikmati keindahan luar rumah.

Disini saya mencoba untuk memvisualkan masalah tersebut. Masalah dari seorang anak yang harus menuruti keegoisan orangtua mereka dan melakukan hal yang sebenarnya bukanlah keinginan hatinya. Mereka harus meninggalkan kesenangan mereka bermain yang kugambarkan dengan krayon-krayon dan buku gambar dibelakang mereka. Dan segala tetek bengek tentang teori yang dimasukkan ke otaknya, otak kiri yang selalu dimasukkan ilmu dan mengabaikan pasokan untuk otak kanan. Mereka keberatan namun apa daya? Mereka tidak bisa melawan kehendak dari orang tua mereka.

Namun, sebenarnya mereka selalu ingin tetap bermain, melakukan kebebasan berekspresi. Itu digambarkan dengan si anak yang tetap memegangi boneka walaupun kepalanya terus-terusan disuntikkan teori dan kacamata yang juga akan selalu ia pegang.

Boneka disini saya gambarkan untuk mewakili permainan atau kesenangan sedangkan kacamata sendiri mewakili sebuah keseriusan dan ketaatan agar ia terus belajar dan belajar.
Sebuah realita yang sadar atau tidak ada di sekitar kita.

Saya berteriak melalui karya saya ini memprotes pada mereka yang menyebabkan anak usia dini yang sudah mengenakan kacamata untuk alat bantu mereka malihat!! Miris sekali!! Masa indah mereka akan hilang karena julukan kutu buku atau mata empat akan mereka dapat sedari mereka usia dini karena asesoris tersebut!!



Jumat, 23 September 2011

Pameran "KERUPUK MAWUT"

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Versi Indonesia

Versi Inggris



Hm..
Dah lama kaga nulis.. kangen juga tapi lagi lumayan sibuk ma Laporan KKN-PPL disambung ma PAMERAN KERUPUK MAWUT..
Jadilah kerja keras banting tulang!! Hehe..

Pameran Kerupuk Mawut ini pembukaannya tanggal 24 September 2011..
Dibuka Oleh Bpk Susapto Murdowo, Dosen Seni Lukis UNY..
Dan bertempat di Galeri Biasa di daerah Plengkung gading. Deket Pasca Sarjana ISI Yogya..
Pameran berlangsung dari tanggal 24 sampe 28 September...


Artis:
Adi Triyanto
Agustian Eko Saputro
Ahmad Alfin Mujahir
Aprilia Muktirina
Baharizki Talibrata
Erza B Faisal
Fuat Anas
Finsa Himawan
Herdhika Puspitasari
Kiky Dwi Antoro
Richo Nurdini



Selasa, 13 September 2011

Tutorial - Membuat Tangan Kartun



(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Menggambar Tangan Kartun


Ternyata lama juga aku nggak onlen dan nggak posting. Karena emang pas mulai KKN-PPL lagi di SMPN 5 Banguntapan, jadi berasa sok sibuk. Juga kemaren sempet ada trouble juga sih sama kartu di modemku. Jadi kaga bisa onlen deh.. :P
Yaahh... untungnya sekarang udah agak bisa terkendali lagi..

Hm.. Belum juga ngepost bagian awal pembelajaran membuat Gambar Kartun, tapi ini udah pengen ngepost yang membuat Tangan Kartun.
He.. Gapapa deh.. Yang udah ada dulu. Cos yang bagian itu belon lengkap gambar-gambarnya.. :)
Tangan adalah bagian tubuh yang paling susah atau menakutkan (untuk beberapa orang) untuk digambar! Tapi dalam kartun menggambar tangan bisa menjadi sesuatu yang mudah..

Dalam kartun tidak masalah kamu menggambarkan hanya 3 jari atau 4 jari, atau bahkan tidak berjari seperti kartun Doraemon! Hehe..
Namun aku coba mengajari yang 5 jari dulu..
Dan ketika menggambar, aku menyarankan kamu menggambar sesuatu yang akan membuatmu nyaman ketika menggambarkannya. Hari ini adalah hari yang baik (mudah-mudahan. He) untuk belajar menggambar tangan kartun dengan posisi yang lumayan sulit.

Disini akan ada contoh-contoh langkah menggambar tangan kartun, kamu bisa mencontoh gambarnya atau kamu bisa langsung saja mencontoh model paling sempurna yang kamu punya. Tanganmu sendiri! :)
Untuk belajar pertama kali, kamu cukup ikuti saja langkah-langkah seperti pada contoh-contoh gambarnya..
Pertama, menggambar posisi Tangan yang paling mudah. Menggambar Tangan dengan Posisi Tebuka.


Langkah Pertama


Langkah Kedua


Langkah Ketiga


Posisi selanjutnya adalah posisi tangan menunjuk.

Langkah Pertama


Langkah Kedua


Langkah Ketiga



Selanjutnya, Posisi tangan meminta sesuatu..

Langkah Pertama


Langkah Kedua


Langkah Ketiga




Posisi tangan menggenggam


Langkah Pertama


Langkah Kedua


Langkah Ketiga


Tangan komik bisa sangat ekspresif dan bermacam-macam sesuai dengan karakter yang ingin digambar dan sesuai dengan keinginan penggambarnya.
Untuk belajar, gambarlah dengan model tanganmu yang dihadapkan pada cermin.
Cobalah menggunakan model tanganmu yang tidak kamu gunakan untuk menggambar (kalo aku sih pake modelnya tangan kiri, soalnya aku nggambar pake tangan kanan!). Letakkan cermin di tempat yang memungkinkanmu untuk menggambar dan menggunakannya sebagai pantulan dari tanganmu. Coba menggambar dengan berbagai posisi.

Menggambar di depan cermin


Belajar menggambar Tangan dengan posisi yang Sulit..
Kamu pasti merasa bosan karena menggambar tangan lagi, lagi dan lagi!
Namun inilah bagian yang paling ekspresif (setelah muka/wajah) karena biar sesulit apapun juga, ketika kita menggambar manusia, mau tidak mau kita juga harus bisa menggambar tangannya dengan posisi yang sesuai dengan ekspresi objek yang kita gambarkan.

Bagaimanapun juga kita harus bisa menggambar dasar dari tangan kartun kalo kita ingin menjadi komikus, seniman kartun atau kartunis. Walaupun kamu akan menggambarkan komik dengan hanya 3 jari atau 4 jari saja, namun kamu harus bisa menggambar dasarnya dulu untuk kebaikanmu kedepannya. Hehe

Contoh Posisi Tangan yang Sulit






Pelajari juga beberapa contoh posisi tangan seperti yang ada pada contoh-contoh gambar di bawah. Pelajari diwaktu luangmu..


Contoh Posisi Tangan yang Sulit


Contoh Posisi Tangan yang Sulit


Contoh Posisi Tangan yang Sulit


Contoh Posisi Tangan yang Sulit



Sekian dulu tutorial untuk menggambar tangan dariku, kalo ada kurang atau salah mohon tambahan atau pembenarannya. Trimakasih dan Semoga bermanfaat :)