Kamis, 01 Desember 2011

Tutorial - Menggambar Stilasi


PROSES MENGGAMBAR STILASI
(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Ikan Stilasi


Ornamen pada umumnya mempunyai bentuk yang tertentu, dapat berupa segi tiga, segi empat, lingkaran, dan sebagainya. Alangkah susah dan sulitnya untuk menerapkan bentuk-bentuk dalam keadaan asalnya, yakni secara naturalistis ke dalam bidang hias yang tertentu pula bentuknya tanpa mengadakan penyesuaian atau perubahan-perubahan terlebih dahulu. Oleh karena itu perlu mengadakan penggubahan pada motif-motif tersebut sehingga menjadi bentuk ornamental, artinya memiliki sifat-sifat sebagai hiasan.
Penggayaan bentuk atau penggambaran dari bentuk alami menjadi bentuk ornamental disebut stilasi, sedangkan gambarnya disebut gambar stilasi yang dapat diartikan sebagai bangun hias yang menggambarkan sesuatu dan akan disusun pada bidang hias. Bentuk sumber penggambaran disebut motif. Menstilasikan bentuk berarti menggambarkannya dengan ketentuan sebagai berikut :
1.         Memberikan bentuk yang tegas
2.         Memiliki kesan datar
3.         Bentuk oranamental yang indah
4.         Tidak meninggalkan ciri-ciri yang mendukung karakter motif atau bentuk sumbernya.

Ada dua permasalahan yang perlu diperhatikan dalam membuat stilasi, yaitu bangun luar dan isen. Bangun luar sebagai bangun utama atau bentuk luar gambar stilasi, sedangkan isen sebagai kelengkapan dari bentuk keseluruhan dan ciri serta sifat khasnya sekaligus untuk menambah nilai variasi dan daya tarik.

Langkah-langkah pembuatan gambar stilasi :
1.         Menentukan pilihan motif yang akan diwujudkan menjadi stilasi, misalkan motif binatang ikan.

Objek (Ikan)


2.         Penggambaran Bangun Luar
Fungsi stilasi sebagai unsur yang diisikan pada bidang hias maka penggambaran bangun luarnya kemungkinan pertama dapat berbentuk bebas dan kemungkinan lain dapat mangacu pada bentuk bidang hiasnya, baik berbentuk geometris maupun nongeometris

Penggambaran Bangun Luar


3.         Menyempurnakan dan melengkapi bagian-bagian Bangun luar dengan cara membagi-bagi atau merajang bangun luar sesuai dengan bentuk-bentuk bagian motifnya.

Penyempurnaan Bentuk Bangun


4.         Pemberian Isen
Agar lebih indah dan menarik, gambar stilasi perlu dilengkapi dengan isen-isen berupa variasi titik, garis, blok, dan warna dengan memperhatikan ciri serta sifat khas sumbernya.

Pemberian Isen/Isi


5.         Finishing
Dengan membersihkan bagian yang tidak diperlukan dan menyempurnakan bagian-bagian bentuk, garis, blok dan warna sehingga penampilannya menjadi rapi, bersih dan menarik.

Selanjutnya dapat dicoba menggambar stilasi dengan berbagai motif lain seperti : motif tumbuh-tumbuhan, binatang, manusia, benda-benda peralatan, makhluk khayal dan motif geometris.
Proses dan tahapan menggambar stilasi seperti tersebut di atas tidak bersifat mengikat, maka berbagai kemungkinan lain dapat dilakukan untuk mencapai kesempurnaan hasil sesuai dengan gagasan dan kreativitas masing-masing.

CONTOH-CONTOH GAMBAR STILASI

Contoh-contoh Stilasi

Contoh-contoh Stilasi


Sekian dulu post kali ini, semoga bermanfaat..
Kalo ada kurang atau salah mohon tambahan dan pembenarannya. Makasih.. :)



6 komentar:

  1. bermanfaat banget .. makasih ya :) ak jdi dapet bahan utk Senbud ;) tks. lengkap (y) tapi tambah"in lg yaa,. hehe biar tambah sempurna deh.tpi ni aja dah sip kok.

    BalasHapus
  2. hehe.. alhamdulillah kalo bisa mbantu.. ikut seneng juga kalo blognya ada manfaat.. :)
    Iya, nanti tak coba cari bahan lagi. soalnya buat stilasi ndiri lumayan susah carinya.. :)

    BalasHapus
  3. apik iki mas,, bahan referensi-nya dari mana yaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah kebetulan referensinya dapet dari temen jaman KKN dulu mas...
      aku yo nyari-nyari materi tentang stilasi masih belum nemu juga. susah banget e...

      Hapus